Ekonomi
Beranda » Pendamping Sosial PKH Sucinaraja Sosialisasikan PPSE, Dorong KPM Menuju Kemandirian Ekonomi

Pendamping Sosial PKH Sucinaraja Sosialisasikan PPSE, Dorong KPM Menuju Kemandirian Ekonomi

GARUT, TEUMPO.COM – Upaya meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga penerima manfaat terus dilakukan oleh jajaran Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Sucinaraja. Pada Senin (15/6/2026), Pendamping Sosial PKH menggelar kegiatan sosialisasi Program Pemberdayaan Sosial dan Ekonomi (PPSE) bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH di Kampung Cigadog, Desa Cigadog, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut.

Kegiatan yang diikuti oleh puluhan KPM tersebut bertujuan memberikan pemahaman mengenai pentingnya penguatan ekonomi keluarga melalui pengelolaan usaha produktif, pemanfaatan potensi lokal, serta peningkatan kapasitas kewirausahaan sebagai langkah menuju graduasi dan kemandirian.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim PKH Kecamatan Sucinaraja M. Rahmat, S.Pd.I., M.Si menegaskan bahwa PPSE merupakan salah satu instrumen penting dalam transformasi kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, bantuan sosial tidak hanya dimaknai sebagai bentuk perlindungan sosial, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan agar keluarga penerima manfaat mampu meningkatkan taraf hidup secara berkelanjutan.

“Melalui sosialisasi PPSE ini, kami ingin membangun kesadaran bahwa setiap keluarga memiliki potensi untuk berkembang. KPM PKH tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi juga diharapkan mampu menjadi pelaku ekonomi yang produktif, mandiri, dan berdaya saing. Inilah semangat pemberdayaan yang terus kami dorong di Kecamatan Sucinaraja,” ujar Rahmat.

Pemkab Garut Luncurkan BALEBAT, Bantuan Khusus bagi Keluarga Miskin yang Belum Terjangkau Bansos Reguler

Sementara itu, Pendamping PKH Desa Cigadog, Agus Ramdan, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pendampingan berkelanjutan yang dilakukan kepada para KPM. Selain mendapatkan bantuan sosial, para peserta juga dibekali wawasan mengenai pengelolaan keuangan keluarga, pengembangan usaha kecil, serta pemanfaatan peluang ekonomi yang ada di lingkungan sekitar.

“Kami berharap para KPM dapat memanfaatkan pengetahuan yang diperoleh hari ini untuk meningkatkan kesejahteraan keluarganya. Kemandirian ekonomi tidak lahir secara instan, tetapi dibangun melalui proses belajar, kerja keras, dan kemauan untuk terus berkembang. Pendamping PKH hadir untuk mendampingi proses tersebut,” kata Agus.

Para peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan yang berlangsung secara interaktif. Berbagai pertanyaan mengenai pengembangan usaha rumah tangga, pengelolaan modal, hingga strategi menabung menjadi bagian dari diskusi yang berkembang selama sosialisasi.

Melalui kegiatan ini, PKH Kecamatan Sucinaraja berharap semakin banyak keluarga penerima manfaat yang mampu meningkatkan kapasitas ekonomi keluarga, mengurangi ketergantungan terhadap bantuan sosial, serta mewujudkan kehidupan yang lebih sejahtera dan mandiri.

 

Reporter: Abie

Editor: Redaksi Teumpo.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement